IKATAN KEKELUARGAAN MAHASISWA/PELAJAR INDONESIA SULAWESI SELATAN

Informasi Kegiatan

Thursday, May 06, 2004

DIALOG INTERAKTIF
TOKOH PEMUDA SULAWESI SELATAN
IKATAN KEKELUARGAAN MAHASISWA/PELAJAR INDONESIA SULAWESI SELATAN IKAMI SULSEL


Latar Belakang

Pada masa yang lalu di awal kemerdekaan, Indonesia memiliki negarawan-negarawan yang tangguh yang disegani dalam percaturan politik kenegaraan di dunia internasional. Entah sebab akibat apa, mungkin sebuah kecelakaan sejarah paradigma berpikir bangsa Indonesia sehingga lebih bertitik berat pada Government Oriented ketimbang berpikir pada State Oriented. Konsep birokrasi yang berlebih-lebihan bahkan birokrasi pun dijadikan kendaraan politik tanpa kita mau tahu dimana negara kita simpan. Bukankah birokrasi yang diberi label ‘pembangunan’ menjadi ajang manipulasi dan korupsi sampai ke titik nadi yang paling dalam di kalangan bangsa yang sulit diberantas. Dahulu sewaktu berlaku Kabinet Parlementer yang pada waktu itu kabinet jatuh bangun silih berganti, untuk menciptakan kestabilan, maka dikembangkan pendapat Stabilitas Pemerintahan, sehingga pemerintahan yang menjadi tolok ukur. Yang ahkirnya menimbulkan dampak yaitu orang cederung untuk menjadi pegawai negeri sipil dan tak peduli lagi akan nasib negara yang telah menanggung bertumpuk-tumpuk beban akibat gemuknya birokrasi. Sehingga negara bertambah rapuh, tak seorangpun melihat dan peduli mungkin hal ini disebabkan oleh sifat negara yang abstrak, sementara yang konkrit adalah pemerintah yang diisi orang-orang yang jauh dari sifat negarawan.

Sebagai rakyat yang berdaulat sudah sepatutnya kita memikirkan negara, karena Negara adalah jantung kehidupan rakyat. Negara dan Rakyat, dengan rakyat negara terhormat, dengan rakyat negara kuat, dengan rakyat negara terhina, dengan rakyat negara menjadi bobrok, dengan rakyat negara kaya, dengan rakyat negara miskin dan sengsara. Tapi mungkinkah semua hal itu terjadi bila mana negara sekarang dalam kondisi krisis dalam berbagai bentuk krisis ekonomi, hukum, sosial dan politik yang bermuara dalam satu betuk krisis yaitu krisis yang maha hebat yaitu krisis kepercayaan, adakah semua itu oleh karena ulah rakyat? Tegakah rakyat menghianati negaranya?. Dalam keadaan demikian sipakah yang bertanggung jawab? Sudahkah selama ini rakyat berdaulat dan memiliki republik ini?

Perubahan ketata-negaraan yang lebih jauh dan luas pada pasca amandemen Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 yang dilakukan oleh MPR telah melahirkan perubahan paradigma berfikir tentang ketata-negaraan Indonesia, yaitu Kedaulatan Negara ber-ada di tangan Rakyat dan dilaksanakan menurut Undang -Undang Dasar, sehingga tidak lagi Kedaulatan ada-lah di tangan rakyat dan dilakukan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat. Ini artinya wajah Demokrasi Negara Indonesia memberikan ruang pada segenap warga negaranya untuk menetukan nasib negaranya. Untuk itu setiap warga negara secara bertanggung jawab menggunakan hak-hak politiknya oleh karena tidak ada kewajiban politik dan sejalan dengan itu hak pilihnya haruslah ditujukan kepada pemimpin yang negarawan.

Sehubungan dengan hal tersebut, IKAMI SUL-SEL sebagai bagian dari komponen bangsa yang merupakan organisasi pelajar dan mahasiswa yang bercirikan kekeluargaan para pelajar dan mahasiswa asal Sulawesi Selatan yang sedang menuntut ilmu di perantauan bersama Pemuda Sulawesi Selatan dan Indonesia pada umumnya dapat menyatukan langkah dalam menyikapi serta mengambil peran pada kondisi politik negara sekarang ini.

Untuk itu, melalui acara Tudang Sipulung “Dialog Interaktif Tokoh Pemuda Sulawesi Selatan” yang merupakan moment dalam mempererat tali silaturahmi dan berbagi informasi antara tokoh-tokoh Pemuda dan Pengurus IKAMI SUL-SEL sehingga diharapkan IKAMI SUL-SEL memiliki kesiapan dan kemampuan berperan aktif dalam bidang politik serta merumuskan arah dan strategi IKAMI SUL-SEL ke depan.

Nama Kegiatan

Nama kegiatan ini adalah Tudang Sipulung Dialog Interaktif Tokoh Pemuda Sulawesi Selatan oleh Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa/Pelajar Indonesia Sulawesi Selatan (IKAMI SULSEL).

Tema Kegiatan

Tema kegiatan adalah Peta Politik Kepemimpinan Nasional

  1. Subtema Seri I : Yusuf Kalla, Peluang Dan Tantangannya Menjadi Pemimpin Bangsa
    Mencermati, menganalisis dan memetakan peluang dan tantangan putra daerah Sulawesi menjadi pemimpin bangsa (Calon Wakil Presiden RI).
  2. Subtema Seri Kedua : Amin Rais, Wiranto, S.B Yudoyono, Megawati
    Mencermati, menganalisis dan memetakan peluang dan tantangan lahirnya pemimpin yang kharismatik dan negarwan.
  3. Subtema Seri Ketiga : Negara dan Kabinet Pemerintahan Baru
    Mencermati, menganalisis dan memetakan koalisi kepemimpinan dan komposisi pemerintahan yang baru.

Bentuk Kegiatan

Tudang sipulung ini dilakukan secara berseri dengan bentuk kegiatan yaitu :
  1. Seri I : Dialog Interaktif Tokoh Pemuda Sulawesi Selatan, dan dengan menampilkan pengantar dialog sebagai referensi dialog.
  2. Seri II dan III : Panel Diskusi, terbuka untuk umum

Tujuan Kegiatan :
  1. Wahana silaturahmi yang baik dan berkesinambungan antara anggota IKAMI SUL-SEL dengan Tokoh-Tokoh Pemuda Sulawesi Selatan.
  2. Sebagai ajang konsolidasi dan berbagi informasi tingkat pusat tokoh-tokoh pemuda dan pengurus besar IKAMI SULSEL dalam mengsikapi perpolitikan Negara Indonesia.
  3. Adanya Rumusan Rancangan Kebijakan Strategi Nasional Pengurus Besar IKAMI SUL-SEL bersama Pemuda Sulawesi Selatan dalam berperan aktif menyukseskan pemilihan Presiden Indonesias secara langsung.

Pelaksanaan kegiatan
Kegiatan ini dilaksanakan secara berseri yaitu
  1. Seri I : hari/tanggal Kamis, 13 Mei 2004.
  2. Seri II : hari/tanggal Kamis, 10 Juni 2004.
  3. Seri III : hari/tanggal Kamis, 15 Juli 2004.
  4. Tempat Pelaksanaan di : Graha Wisata Kuningan DKI Jakarta
    Jl. Rasuna Said Jakarta Pusat (samping Gedung KNPI)

Peserta kegiatan
Peserta Dialog Interaktif Tokoh Pemudah Sulawesi Selatan Berjumlah 100 seri pertama dan 300 orang setipa seri ke II dan III yang terdiri dari :
  1. Pengurus Cabang IKAMI SUL-SEL se-Jabotabek
  2. PB. IKAMI SUL-SEL
  3. Penasehat dan Pembina IKAMI SUL-SEL
  4. Organisasi Kemahasiswaan/Pelajar Kabupaten se Sul-Sel di Jakarta.
  5. Tokoh-Tokoh Pemuda Sulawesi Selatan se Jabotabek.
  6. Pada seri ke dua Tudang Sipulung ini, kami akan mengundang tokoh-tokoh pemuda Indonesia Kawasan Timur pada khususnya dan Organisasi Pemuda Nasional.

Penutup
Kutipan hikmah ” Pemimpin Yang Benar dan Negarawan terkadang dikhianati Rakyatnya dan Pemimpin yang tidak Benar pasti mengkhianati Rakyatnya. Dan Kebenaran itu tidaklah menjadikan pemiliknya kaya tetapi kebenaran menjadikan pemiliknya bebas. Mari bersatu dalam kebenaran. Besar harapan kami agar acara ini dapat berlangsung sesuai dengan yang direncanakan dengan baik dan sukses serta dapat mencapai tujuan yang telah direncanakan. Oleh sebab itu, dukungan moril maupun materil dari berbagai pihak sangat kami harapkan. Atas dukunagan semua pihak kami ucapkan terima kasih.

Jadwal acara :


Hari Tanggal : Kamis, 13 Mei 2004
Waktu : 13.30-17.00 wib.

Tema Dialog Interaktif : Peta Politik Kepemimpinan Nasional
Subtema: Yusuf Kalla, Peluang Dan Tantangannya Menjadi Pemimpin Bangsa
Mencermati, menganalisis dan memetakan peluang dan tantangan putra daerah daerah Sulawesi menjadi pemimpin bangsa (Calon Wakil Presiden RI).

Pengantar Dialog :
  1. Bapak Prof. DR. H. Yunus Efendi Habibie
  2. Bapak Drs. H. Alwi Hamu
  3. Kanda DR. Ir. H. M. Said Didu, M.Si
  4. Kanda Drs. Idrus Marham, M.Si
  5. Moderator: Abdillah Natsir/Akrim Hanafi

-----------------------------------

Hari Tanggal : Kamis, 10 Juni 2004
Waktu : 13.30-17.00 wib.

Tema Dialog Interaktif : Peta Politik Kepemimpinan Nasional
Subtema : Amin Rais, Wiranto, S.B Yudoyono, Megawati
Mencermati, menganalisis dan memetakan peluang dan tantangan lahirnya pemimpin yang kharismatik dan negarwan.

Nara Sumber :
  1. Bapak Prof. DR. H. Salim Said
  2. Bapak H. A. M. Fawa
  3. Bapak Letjen (Purn) Suaidi Marasabesi
  4. Kanda DR. Hj. Marwah Daud Ibrahim
  5. Bapak H. M. Zubair Bakry
  6. Kanda DR. H. Sofyan Jalil
  7. Kanda DR. Hamid Awaluddin
  8. Moderator: Imran Nating/Bisman Ibrahim

-----------------------------------

Hari Tanggal : Kamis, 15 juli 2004
Waktu : 13.30-17.00 wib.

Tema Dialog Interaktif : Peta Politik Kepemimpinan Nasional
Subtema: Negara dan Kabinet Pemerintahan Baru
Mencermati, menganalisis dan memetakan koalisi kepemimpinan dan pemerintahan yang baru.
Nara Sumber :
  1. Bapak Letjen (Purn) TNI Agum Gumelar
  2. Bapak Prof DR. Ryaas Rasyid
  3. Bapak H. Tanri Abeng MBA
  4. Bapak Fuad Bawasir
  5. Moderator: Harun Kendeng/Marwan Baits

Tim Pengarah
  • Marwan Baits
  • Harun Kendeng
  • Imran Nating
  • Ahsin Ali Darlis
  • Bisman Ibrahim
  • Akrim Hanafi Sape
  • Abdillah Natsir


Thursday, March 11, 2004

LAPORAN UMUM
PENGURUS BESAR
IKATAN KEKELUARGAAN MAHASISWA/PELAJAR INDONESIA SULAWESI SELATAN
IKAMI SULSEL, PERIODE 2002-2004

I. PENDAHULUAN
Perjalanan kepengurusan PB IKAMI SULSEL periode 2002-2004 sebagai konsekuensi dari sebuah regenerasi yang membawakan kita hari ini untuk kembali bersama-sama melanjutkan dan menjalankan mekanisme organisasi yakni Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas). Tentunya dengan harapan akan mengoptimalkan peran kerja kita guna mewarnai perjalanan roda organisasi yang kita cintai ini.

Rapimnas marupakan amanah MUBES IKAMI SULSEL ke XII dan anggaran dasar IKAMI SULSEL berfungsi sebagai media sosialisasi, konsolidasi, pengawasan terhadap kinerja institusi IKAMI SULSEL serta media memecahkan masalah-masalah internal dan eksternal organisasi, untuk itu segenap pikiran dan energi dalam rentang waktu periode ini akan kita curahkan untuk membangun eksistensi organisasi, sehingga melalui Rapimnas ini peran dan kiprahnya sebagai organisasi Ke-mahasiswaan dan Pelajar mampu memberikan perubahan-perubahan yang signifikan terhadap kader (pelajar dan Mahasiswa) khususnya yang tergabung dalam Pelajar dan Mahasiswa yang berasal dari Sulawesi Selatan.

II. KONDISI SOSIAL POLITIK
Telah kita sadari bahwa bangsa kita berada dalam masa transisi sampai hari ini yang diawali dengan gerakan reformasi, dan disaadari pula bahwa perjalanan reformasi di segala bidang kehidupan berbangsa dan bernegara belumlah mencapai harapan kita semua sebagai mana tuntutan mahasiswa secara nasional. Kondisi ini berdampak langsung maupun tidak langsung pada kehidupan berbangsa bernegara khususnya pada setiap organisasi berskala kecil mapun besar. Hal ini juga sangat didukung oleh ketidak dewasaan bangsa ini khususnya tokoh-tokoh politik termasuk juga tokoh-tokoh mahasiswa yang ada, dalam melakukan proses reformasi.

Dalam suasana transisi ini bangsa dan negara Indonesia akan memasuki suatu proses demokrasi yaitu pesta demokrasi Pemilu tahun 2004, tentunya hal ini sangat mengkhawatirkan bagi kita semua sebagai warga negara apakah demokrasi dapat berjalan sesuai dengan amanah reformasi atau tereduksi oleh ketidak dewasaan para elit-elit politik, mahasiswa dan rakyat secara keseluruhan sehingga akan menghsilkan suatu keputusan politik yang berarti bagi kemajuan demokrasi yang berkeadilan di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa kita tidak boleh hanya sebagai penonton atau berpangku tangan dalam setiap momentum yang terjadi di sekililing kita, sebab suka atau tidak suka akan berpengaruh terhadap kondisi keberadaan kita baik sebagai individu maupun sebagai anak bangsa.

Disisi lain dengan di putuskannya UU Pendidikan nomor 20 tahun 2003, otonomisasi perguruan tinggi dan sekolah akan memberikan peluang bagi dunia pendidikan untuk melakukan pembinaan dan peningkatan mutu pendidikan terhadap masyarakat. Hanya saja patut kita sesalkan dan dicatat bahwa hal ini tidaklah didukung oleh political will pemerintah yang ditandai dengan penyediaan anggaran pendidikan yang masih sangat jauh dibawah anggaran sektor-sektor pembangunan lain serta kebutuhan pendidikan itu sendiri. Kondisi ini berdampak langsung pada kita yaitu mahalnya biaya pendidikan dan kesewenang-wengan lembaga pendidikan menaikkan biaya pendidikannya.

Berdasarkan dari kondisi bangsa yang masih teransisi, ketidak dewasaan berdemokrasi, serta semakin sulitnya memperoleh pendidikan menuntut IKAMI SULSEL untuk tampil dan peka terhadap kondisi disekitar lingkungannya walaupun IKAMI SULSEL hanya merupakan organisasi kekeluargaan daerah. Ke depan kita berharap hal ini dapat diaktualisasikan sebagai bentuk pensikapan kita terhadap kondisi tersebut.

III. PROGRAM KERJA
Rumusan program kerja PB IKMI SULSEL sebagai penjabaran dari Garis Besar Haluan Organisasi (GBHO) IKAMI SULSEL, yaitu :

Bidang Pembinaan dan Pengmbangan Organisasi
Pendataan Anggota IKAMI SULSEL se Indonesia
Mengusahakan pembentukan cabang dan mengaktifkan cabang yang fakum.

Bidang Komunikasi dan Informasi
Penerbitan tabloid “BARUGA” dan Web Site PB IKAMI SULSEL
Penerbitan buku sejarah IKAMI SULSEL pada setiap ending kepengurusan PB IKAMI SULSEL.
Silaturrahmi aktif dan intensif.

Bidang Pengembangan Potensi Intelektual dan Profesi
Pendidikan dan latihan (Diklat) managemen tingkat nasional
Kursus kilat SPMB
Mengadakan kegiatan magang ke perusahaan-perusahaan
Pemberdayaan Jaringan

Bidang Pengembangan Potensi Ekonomi, Seni, Budaya dan Kesejahteraan
Pengelolaan prasarana wisma cabang IKAMI SULSEL se-Indonesia
Pelatihan managemen kewirausahaan
Seminar dan Lokakarya pemberdayaan masyarakat miskin
Perayaan hari ulang tahun IKAMI SULSEL
Pagelaran Seni Budaya Sulawesi Selatan

Bidang Pengkajian Kebijakan Strategis Organisasi
Diskusi/dialog dan acara tudang sipulung.

Bidang Penelitian, Hubungan Instansi dan Industri
Melakukan penelitian dan pengembangan mengenai Sulawesi Selatan.
Melakukan kerjasama dengan instansi tertentu pada bidang penelitian/riset

Sekretariat Jenderal
Rapat – rapat PBIKAMI SULSEL
Rapat pimpinan Nasional (Rapimnas)
Pengadaan Kartu Anggota
Pembuatan pedoman penyelenggaraan administrasi IKAMI SULSEL.

Bendahara Umum
Rekapitulasi Donatur Tetap.
Mengupayakan usaha mandiri
Pembuatan pedoman akuntansi Publik keuangan organisasi PB IKAMI SULSEL.
 Pelaksanaan Program Kerja , Agustus 2002 - Februari 2004 adalah sebagai berikut :

A. PELANTIKAN DAN RAPAT KERJA PB IKAMI SULSEL
Pelantikan Pengurus Besar IKAMI SULSEL periode 2002-2004 di Jakarta.
Rapat Kerja PB IKAMI SULSEL periode 2002-2004 di Jakarta

B. PELANTIKAN PENGURUS CABANG IKAMI SULSEL
Pelantikan Pengurus IKAMI SULSEL Cabang Kendari oleh Ketua Umum.
Menghadiri dan Membuka Musyawarah IKAMI SULSEL Cabang Bogor oleh Ketua Umum dan tim.
Menghadiri dan Membuka Musyawarah IKAMI SULSEL Cabang Ciputat oleh Ketua Umum dan tim.
Menghadiri dan Melantik pengurus IKAMI SULSEL Cabang Ciputat 2003-2005 oleh Ketua Umum dan tim
Menghadiri dan Melantik pengurus IKAMI SULSEL Cabang Bali 2003-2005 oleh Ketua Umum
Menghadiri dan Melantik pengurus IKAMI SULSEL Cabang Palembang periode 2003-2005 oleh Ketua Umum
Menghadiri dan Melantik pengurus IKAMI SULSEL Cabang Manado periode 2003-2005 oleh Majelis Anggota Baso Afandi.
Menghadiri dan Melantik pengurus IKAMI SULSEL Cabang Minahasa periode 2003-2005 oleh Majelis Anggota Baso Afandi.
Menghadiri dan Melantik pengurus IKAMI SULSEL Cabang Bolaang Mangondow periode 2003-2005 oleh Majelis Anggota Baso Afandi
Menghadiri dan Melantik pengurus IKAMI SULSEL Cabang Bogor 2002-2003 oleh Ketua Umum dan tim
Menghadiri dan Menutup Musyawarah IKAMI SULSEL Cabang Samarinda periode 2002-2004 oleh Ketua Umum

C. PROGRAM-PROGRAM
1. Penerbitan Buku “Sekilas Tentang IKAMI Sulawesi Selatan & Rangkuman Hasil-hasil MUBES ke XII PB-IKAMI SULSEL.
2. Aktif melakukan komunikasi & silaturrahmi dengan Para Mantan Ketua Umum IKAMI Sulsel.
3. Kunjungan ke Pengurus IKAMI SULSEL cabang Jambi dalam rangka silaturrahmi dan surveii kelayakan tempat MUBES IKAMI SULSEL ke XIII. Oleh Ketua Umum.
4. Dialog Tudang Sipulung I. “Dilaog 10 tahun Kepemimpinan Z.B. Palaguna memimpin Sulawesi Selatan” oleh Panitia Pelaksana di Baruga Sanghyangseri Gubernuran SULSEL Makassar. Sebagai narasumber; A.A. Baramuli, Iqbal Mustafa (Bupati Enrekang), Rahman Arge, Ishak Ngelyaratan dan beberapa tokoh Perguruan Tinggi lainnya di makassar.
5. Dialog Tudang Sipulung II. oleh Ketua Bidang di Hotel Wisata Jakarta. Sebagai narasumber ; Ibrahim Ambong, Andi Jamaro, Suaib Didu, Alimukhtar Ngabalin.
6. Dialog Tudang Sipulung III. oleh Ketua Bidang di Hotel Wisata Jakarta. Sebagai narasumber ; Ryass Rasyd, Fuad Bawasir, Juanda S.Ip, Idrus Marham.
7. Renungan Hari Ulang Tahun IKAMI SULSEL ke 41 di Jakarta
8. Acara Buka Puasa Bersama dan Safari Ramadhan bersama BPP KKSS.
9. Menerima dan memfasilitasi kunjungan Mahasiswa Univ. Negeri Makassar sebanyak 40 orang.
10. Bekerjasama dengan BPP KKSS dalam tim penanggulangan permasalahan TKI asal Sulawesi Selatan di Nunukan Kalimatan Timur.
11. Melakukan penyaluran bantuan untuk korban Masyarakat SulSel yang terkena Gusuran di Bantaran Kali di Jakarta.
12. Menghadiri silaturrahmi organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan; PB HMI, Ulang Tahun KNPI dan dialog-dialog Organisasi Mahasiswa & Pemuda di Jakarta..
13. Mengahadiri undangan Pertemuan Saudagar Bugis Makassar di Hotel Syahid Makassar.
14. Aktif melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan PEMDA Sulawesi Selatan dan pihak Legislatif dalam hubungannya dengan Pengaturan dan Penyelesaian Asrama-asrama Mahasiswa Sulsel.
15. Audiensi dengan Gubernur Sulawesi Selatan Bapak Z.B. Palaguna
16. Audiensi dengan Ketua DPRD Sulawesi Selatan Bapak Amin Syam
17. Audiensi dengan Gubernur Sulawesi Selatan Bapak Amin syam
18. Audiensi dengan Walikota Makassar Bapak Amiruddin Maula
19. Audiensi dengan Bupati Enrekang, Pinrang, Sinjai, Luwuk dan Pangkep.
20. Silaturrahmi dan sharing informasi dengan organisasi daerah dan BEM UMI, UNM, UNHAS di Makassar dalam prosesi pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan
21. Menghadiri Acara Pelantikan Gubernur Sulawesi selatan Bapak H. M. Amin Syam.
22. Menghadiri pertemuan saudagar bugis makassar di Ujung Pandang serta secara institusi termasuk dalam tim perumus.

D. KESEKETARIATAN JENDERAL
1. Rapat Badan Pengurus Harian setiap hari selasa
2. Rapat Pleno
3. Rapat pimpinan nasional sedang berlangsung.
4. Pengadaan sekretariat PB IKAMI SULSEL dan fasilitas Kantor; meja, kursi, lemari.
5. Pengadaan pedoman penyelenggaraan administrasi dan keuangan IKAMI SULSEL
6. Pengadaan Buku hasil MUBES IKAMI SULSEL ke XII
7. Pembuatan Web Site IKAMI SULSEL ; http://ikamisulsel.blogdrive.com dan mailing list; ikami-sulsel@yahoogroups.com. Email pb_ikami_sulsel@yahoo.com, pb@ikamisulsel.zzn.com. Untuk itu kami sangat mengharapkan semua institusi dan anggota IKAMI SULSEL agar dapat memanfaatkan fasilitas ini dengan menjadi anggota mailing list tersebut. sehingga fasilitas ini betul-betul berfungsi sebagai media komunikasi efektif di kalangan pengurus dan keluarga IKAMI.

Untuk rencana akan datang, PB IKAMI SULSEL akan tetap konsisten pada penataan kelembagaan baik di tingkat PB IKAMI SULSEL maupun di tingkat cabang, peningkatan sistem komunikasi antar Pengurus Besar, Cabang dan anggota, pendataan anggota dengan sistem data base per tahun. maka dari itu kami sangat mengharapkan agar pengurus cabang proaktif memberikan informasi dan aktifitasnya ke Pengurus Besar, untuk selanjutnya dapat dimediasikan pada WEB IKAMI. membangun dan mempererat hubungan silaturrahmi dengan warga dan tokoh-tokoh Sulawesi Selatan serta organisasi daerah dan nasional di tingkat pusat, pemberdayaan anggota melalui pelatihan majemen kepemimpinan nasional serta penelitian dan atau riset.

IV. HAMBATAN DAN KENDALA
Dari perjalanan kepengurusan dapat dipastikan bahwa kendala dan tantangan merupakan hal yang pasti tidak dapat dipisahkan dgn organisasi ini. Aspek kekeluargaan yang sangat menonjol menjadi beban tersendiri karena terkadang harus lebih menonjol ketimbang aspek-aspek edukatif. Beberapa hal berikut ini adalah Hambatan dan kendala lain PB IKAMI SULSEL dalam melakukan sosialisasi program adalah sebagai berikut :

Secara eksternal: Masih lemahnya dukungan Pemerintah (Eksekutif dan Legislatif) Sulawesi Selatan terhadap keberadaan PB IKAMI SULSEL. Termasuk dalam hal pembangunan asrama (pusat kegiatan mahasiswa) IKAMI SULSEL.
Secara internal : Lemah komunikasi antar lembaga PB IKAMI SULSEL dengan Pengurus Cabang IKAMI SULSEL, sehingga setiap cabang yang pindah tempat & sekretariat sulit di jejaki. Tidak adanya data keanggota IKAMI SULSEL sehinga sulit di ketahui keberadaannya, apalagi setiap anggota tersebar di beberapa tempat KOS. Adanya jarak sosial antara mahasiswa Pasca Sarjana & Strata (S1), apalagi hal ini tidak ditunjang oleh aturan tentang keberadaan program study doktor (S3) dalam tubuh kelembagaan/kepengurusan IKAMI SULSEL. Kesibukan mahasiswa khususnya program studi S2 dan S3, sehingga berpengaruh pada masa keaktifan kepengurusan dalam tubuh PB IKAMI SULSEL. dan Lemahnya sumbedar daya manajerial ke IKAMI-an di kalangan anggota IKAMI SULSEL, Masih lemahnya dukungan finansial.

V. PENUTUP
Melalui forum Rapat Pimpinan Nasional ini, Perkenankan saya selaku Ketua Umum mengajak kepada kawan-kawan pengurus baik Pengurus Besar maupun pengurus cabang, agar kita manfaatkan semaksimal mungkin forum ini sebagai media Silaturahmi, konsolidasi dan sosialisasi IKAMI SULSEL, sehingga hambatan-hambatan yang terjadi dapat kita lewati. Minimal dapat dikurangi guna terus menata Organisasi Kita yang tercinta yang sama-sama kita tempati berjuang guna meraih predikat dan kinerja yang lebih baik. Satu tekad kita Merubah Tantangan Menjadi Peluang untuk dapat bersaing dengan putra-putri daerah lain.

Kita tetap harus yakin bahwa kemauan, semangat dan kebersamaan dalam berbuat guna meningkatkan citra IKAMI SULSEL dan Anggotanya akan dapat terwujud sesuai dengan amanah organisasi. Kita masih memiliki nilai-nilai budaya yang tertanam kuat pada diri kita sebagai anak perantau asal Sulawesi Selatan untuk selalu dapat mengaktualisasikan diri dan berbuat lebih banyak dalam memajukan IKAMI SULSEL.

Apa yang kami perbuat dalam mejalankan amanah MUBES IKAMI SULSEL ke XII belumlah memberikan manfaat yang maksimal dan tentunya masih banyak ditemukan kelemahan dan kekurangan, oleh karena itu hanya dengan pengorbanan dan kebersamaanlah kita dapat keluar dari hambatan dan kendala yang dihadapi. Demikian laporan ini kami buat. Atas perhatian dan dukungan serta do’a dari teman-teman pengurus cabang, pengurus besar dan semua pihak yang membantu kami selama ini tak lupa kami haturkan terima kasih.

Jakarta, 28 Februari 2004
PENGURUS BESAR
IKATAN KEKELUARGAAN MAHASISWA/PELAJAR INDONESIA SULAWESI SELATAN
(IKAMI SULSEL), PERIODE 2002-2004
 
ABDILLAH NATSIR AKRIM HANAFI SAPE
Ketua Umum Sekretaris Jenderal


Friday, January 16, 2004

LAPORAN STERING COMMITE
Rapat Pimpinan Nasional I
Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa/Pelajar Indonesia sulawesi Selatan
IKAMI SULSEL

I. PENDAHULUAN

Rapat Pimpinan Nasional Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa/Pelajar Indonesia sulawesi Selatan adalah sebagai forum rapat pimpinan organisasi tingkat Nasional yang dihadiri oleh pimpinan-pimpinan Cabang. Rapimnas merupakan rapat pengambilan keputusan IKAMI SULSEL setelah Musyawarah Besar IKAMI SULSEL yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar.

Fungsi dari Rapimnas IKAMI SULSE adalah sebagai media sosialisasi kebijaksanaan organisasi, sosialisasi program kerja dan strategi pelaksanaannya, pengawasan terhadap kinerja instansi pimpinan setingkat dibawahnya, memecahkan masalah-masalah organisasi baik internal organisasi maupun kondisi eksternal organisasi yaitu masalah kenegaraan dan kemasyarakatan.

Berdasar dari amanah Pengurus Besar IKAMI SULSEL tentang stering commite (SC) Rapimnas IKAMI SULSEL dengan tugas agar melakukan upayah penyiapan materi pembahasan, pedoman teknis pelaksanaan kepada Panitia Pelaksana, maka kami dari SC menetapkan rumusan kegiatan yaitu Seminar, Rapimnas dan Kunjungan Silaturrah ke Ayahanda Prof. DR. Ir. Beddu Amang di Cipinang. Tema yang kegiatan adalah “Bersama mewujudkan pesta demokrasi yang berkeadilan” .

II. LAPORAN KEGIATAN

Bersama ini kami dari stering commite menyampaikan laporan sebagai berikut :
1. Pelaksanaan seminar pada tanggal 27 Februari 2004;
1. Ayahanda Letjen (Purn) TNI Yunus Yusfia
2. Kanda Aziz Taba Pebeta
3. Kanda Drs. Idrus Marham, M.Si
4. Kanda M. A. Pahlevi Pangerang
5. Kanda Ir. H. M. Suaib Didu, MM

2. Rapimnas I IKAMI SULSEL dilaksanakan pada tanggal 27-28 Februari 2004 tempat Gedung DPP KNPI dan Wisma Wisasata DKI Jakarta;
Hasil-hasil Keputusan Rapimnas adalah :
1. Pedoman Pelaksanan Administrasi IKAMI SULSEL
2. Etika Keprotokoleran IKAMI SULSEL
3. Peraturan Pembentukan, Pemekaran dan Penghapusan Cabang
4. Rekomendasi
5. Penetapan Waktu dan Tempat MUBES IKAMI SULSEL ke XIII

3. Rekomendasi Rapimnas I IKAMI SULSEL
1. Waktu dan tempat pelaksanaan MUBES IKAMI SULSEL ke XIII bulan Juni-Juli 2004 di Propinsi Jambi.
2. Merekomendasikan kepada Pengurus Besar untuk pengajuan anggaran organisasi pada APBD Provinsi Sulawesi Selatan.
3. Merekomendasikan kepada PB IKAMI SULSEL agar transparansi pengeluaran dana.
4. Memberdayakan Pelajar di kepengurusan IKAMI SULSEL.
5. Pembentukan tim pengadaan dan pembenahan Asrama IKAMI SULSEL.
6. Melakukan reorientasi IKAMI SULSEL ke depan.
7. Merekomendasikan kepada PB IKAMI SULSEL untuk mensikapi kondisi politik bangsa dan negara serta disosialisasikan kepada seluruh cabang.
8. Sosilaisasi hasil cabang Rapimnas IKAMI SULSEL selambat-lambatnya 1 bulan.

4. Peserta Rapimnas
1. Pengurus DKI Jakarta
2. Pengurus IKAMI SULSEL Cabang Ciputat
3. Pengurus IKAMI SULSLEL cabang Bogor
4. Pengurus IKAMI SULSLEL cabang Jogyakarta
5. Pengurus IKAMI SULSLEL cabang Samarinda
6. Pengurus IKAMI SULSLEL cabang Jambi
7. Pengurus IKAMI SULSLEL cabang Palembang
8. Pengurus IKAMI SULSLEL cabang Pontianak Kalimanta Barat

5. Laporan Cabang-cabang
1. Pengurus DKI Jakarta
- Kepengurusan IKAMI SULSEL Cabang DKI Jakarta telah fakum selama 2 tahun.
- Pengurus IKAMI SULSEL cabang DKI Jakarta mulai aktif mellui musywarah cabang pada bulan oktober 2003,
- Program Sosialisasi pengadaan Asrama di jl. Tegalan Jakarta Pusat dan menggalakkan sosialisasi dengan keluarga besar sesepuh IKAMI SULSEL di Jakarta.

2. Pengurus IKAMI SULSEL Cabang Ciputat
- Kondisi eksternal pergerakan organisasi pemuda di wilayah ciputan sangat ramai baik dari organisasi pemuda Islam maupun organisasi nasionalis serta organisasi pemuda yang beraliran ideoligi kiri.
- Kondisi Internal, sekretariat IKAMI SULSEL cabang Ciputat berpindah-pinda ke alamat ketua umum yang terpilih
- Program IKAMI SULSEL cabang Ciputat yaitu diskusi tematik secara rutin dan setiap 10 kali akan di buat buku jurnal diskusi, Kegiatan ta’aruf 1 kali setahun dan dilaksanak setiap tahun ajaran baru atau menyambut mahasiswa baru dan kegiatan olah raga.

3. Pengurus IKAMI SULSLEL cabang Bogor
- Periodesasi kepengurusan IKAMI SULSEL cabang Bogor di lakukan 1 tahun tiap periode.
- IKAMI SULSEL Cabang Bogor masih mencari bentuk/model.
- Program; Menjalin hubungan dengan pemerintah propinsi Sulawesi Selatan dan pemerintah Bogor, meningkatkan komunikasi dengan lembaga organisasi mahasiswa daerah lainnya Bogor dan di kampus-kampus, pagelaran seni budaya Sulawesi Selatan serta kesejahteraan mahasiswa melalui kegiatan kewirausahaan.

4. Pengurus IKAMI SULSLEL cabang Jogyakarta
- Kondisi internal; mahasiswa asal Sul-Sel di Jogyakarta berkisar 500 orang, keberadaan IKAMI SULSEL Jogyakarta di akui oleh Pemda Propinsi Sul-Sel, Ketua Umum IKAMI SULSEL cabang Jogyakarta telah menyelesaikan studi dan pulang ke Makassar, sehingga dilakukan pejabat sementara ketua umum saudara Suryadi dan jumlah pengurus cabang sebanyak 17 orang. Jumlah Asrama Sulsel adalah 20 buah dan 5 Asrama di bawah IKAMI SULSEL.
- Pelaksanaan Program; Pementasan seni budaya Sul-Sel, Penerbitan Buleting, Komunikasi dengan Pemerintah daerah Sulawesi Selatan dan Pemerindah daerah Jogyakarta, pembuatan Film Salam Rindu Buat Makassar,, Pembuatan Fidio Klik.
- Rencana program; melakukan tudang sipung nasional dan musyawarah anggota. Melakukan forum lembaga kemahasiswaan daerah-daerah di Jogyakarta.
- Permasalahan; Kepengurusan Asrama tidak ada hubungan khirarkis dengan pengurus IKAMI SULSEL, khususnya asrama kabupaten dan dari 5 asrama tingkat propinsi ada 2 asrama tidak mau menggunakan atau melepas papan nama IKAMI SULSEL. Adanya kecenderungan berfikir teman-teman agar IKAMI SULSEL Cabang dapat Independen dari Pengurus Besar hal ini disebabkan oleh ketidak aktifan pengurus cabang.

5. Pengurus IKAMI SULSLEL cabang Samarinda
- Kondisi interen; Muscab dilakukan pada tanggal 10 Januari 2004,
- Kondisi eksteren; kurang lebih 50% jumlah penduduk di Kalimantan Timur ber asal dari Sulawesi Selatan, Melakukan konsolidasi dengan kabupaten-kabupaten untuk pengadaan cabang IKAMI SULSEL
- Program; Menggalakkan acara tudang sipulung, penataan kelembagaan, mengaktifkan mantan-mantan pengurus.
- Saran; PB IKAMI SULSEL harus lebih proaktif mengaktifkan dan membentuk cabang-cabang IKAMI SULSEL di daerah-daerah lain.

6. Pengurus IKAMI SULSLEL cabang Jambi
- Pengurus Cabang Jambi belum di lantik
- Mengupayakan pembentukan Koperasi dan kerjasama dengan BPW KKSS Jambi
- Mengupayakan pengadaan Asrama IKAMI SULSEL.
- Siap untuk pelaksanaan MUBES IKAMI SULSLEL ke XIII dan telah mendapat dukungan dari BPW KKSS dan Gubernur propinsi Jambi.

7. Pengurus IKAMI SULSLEL cabang Palembang
- Kondisi Interen; kepengurusan IKAMI SULSEL cabang Pelembang telah fakum selama 10 tahun, Kepengurusan di hasilkan dari Muscab tanggal 21 Mei 2003 dengan anggota 53 orang
- Program; Audensi dengan Kapoltabes Palembang Ayahanda Kol. Syahrul Aman (Warga KKSS), Audensi dengan Walikota Palembang Ayahanda Ir. H. Santara Putra (Warga KKSS), Syafari Ramadhan di empat kecamatan, Tudang sipulung 1 kali dalam 2 bulan di lakukan di setiap rumah anggota warga KKSS, pada tanggal 23 Januari 2004 mengadakan kegiatan sosial sunatan massal dengan jumlah peserta 54 orang.
- Rencana Program; Festival lagu-lagu daerah dan membuat koperasi anggota.

8. Pengurus IKAMI SULSLEL cabang Pontianak Kalimanta Barat
- Tidak ada laporan.

6. Laporan PB IKAMI SULSEL Periode 2002-2004
1. Lporan Terlampir.

2. Tanggapan Cabang
- Jambi; PB IKAMI SULSEL harus proaktif pengaktifan pengurus cabang, Pengadaan asrama cabag IKAMI SULSEL, Perlu mengadakan Pelatihan IKAMI SULSEL.
- Jogyakarta; Komunikasi dan informasi IKAMI SULSEL sangat lemah, Perlua memperhatikan Asrama-asrama baik yang sudah ada maupun daerah-daerah yang banyak anggota IKAMI SULSE,
- Jogyakarta; Perlu pengadaan dana tetap, Mohon konfirmasi/laporan tentang Sikap IKAMI SULSEL terhadap Pemilihan Gubernur Sulslel dan dialog dengan BEM Unhas, UMI, Univ.45, UNM.
- Jogyakarta; Penyebaran proposal-proposal dari programnya tidak teraksana, dan banyak tersebar termasuk di DPR-RI. Dan tidak adanya pertanggung jawaban dari proposal tersebut.
- Kondisi Cabang seakan-akan otonomi dan berjalan sendiri-sendiri.

III. SARAN DAN PENUTUP

1. Saran-Saran
Belajar dari kegiatan Rapimnas IKAMI SULSEL ke I ini maka dengan ini kami mengajukan sara-saran untuk pelaksanaan Rapimnas akan datang;
 Untuk memperoleh laporan kondisi cabang baik, maka diharapkan setiap cabang yang akan hadir agar di berikan kerangka draf laporan cabang yang lemiputi Kondisi Ekternal (yang ditekankan pada kondisi masyarakat pada umumnya dan diskripsi tentang persoalan pendidikan dan kebudayaan di daerah masing-masing), Program Kerja dan Pelaksanaannya, Hambatan dan Kendala serta Harapan dan Penutup. Hal ini diharapkan tertulis
 Agar dapat membantu pengurus cabang IKAMI SULSEL menyelesaikan masalahnya, maka sebaikanya dalam acara laporan dilakukan secara dialog atau ada tanggapan balik dari Pengurus Besar dan juga dari Cabang.
 Perlu penataan manajemen pada panitia pelaksana baik SC maupun OC.
 Perlu ada kejelasan diskripsi kerja bagi panitia pelaksana (SC dan OC).
 Perbaikan sistem komunikasi kepanitia dan molbilitas undangan pada acara pembukaan.

2. Penutup
Demikian laporan ini kami buat semoga keputusan dan informasi yang dihasilkan dari Rapat Pimpinan Nasional IKAMI SULSE ke I ini memberikan motifasi dan evaluasi yang berguna bagi kepengurusan di masa-masa akan datang. Atas pertisipasi dan dukungan dari segala pihak baik Pengurus Besar, sesepuh warga KKSS, pembina IKAMI SULSEL dan Cabang-cabang IKAMI SULSEL serta kerjasama baik dari Panitia Pelaksana (OC), kami dari panitia stering commite mengucapkan terima kasih. Semoga di masa-masa akan datang pelaksanaan RAPIMNAS dapat terlaksana dengan baik.

Jakarta, 7 Maret 2004
Tim Stering Commite


Harun Kendeng Rumpa
Koordinator

Anggota
1. Imrang Nating
2. Hartati Fatshaf
3. Akrim Hanafi
4. Andi Muhammad Sadli
5. Acing
6. Arham
7. Rusdi
8. Saifuddin ( ex officio)


HOME

PROFIL

FOKUS
FOTO
Subscribe to Mailing List
Powered by groups.yahoo.com
Powered by TagBoard Message Board
Name

URL or Email

Messages(smilies)

------------------------------

ARSIP

©PB IKAMI SULSEL
Blogger.Com